Indeks Kitab
Sahih Muslim > Kitab Mimpi > Bab Mimpi Nabi S.a.w
    Hadis Abu Musa r.a: Nabi s.a.w bersabda: Aku pernah bermimpi seolah-olah berhijrah dari Kota Mekah menuju ke suatu daerah yang banyak terdapat pokok kurma. Aku yakin itu adalah daerah Yamamah atau daerah Hajar, namun ternyata ianya adalah daerah Madinah yang dahulu dipanggil Yathrib. Dalam mimpiku ini, aku seolah-olah menghayunkan sebilah pedang tiba-tiba matanya menjadi tumpul. Maka ternyata mimpi itu adalah musibah bagi orang-orang mukmin pada perang Uhud. Kemudian aku hayunkan sekali lagi dan pedang itu kembali elok seperti biasa. Maka ternyata itu adalah kemenangan yang diberikan oleh Allah dan bersatunya orang-orang mukmin. Dalam mimpi itu aku juga melihat seekor sapi (lembu betina), Allah adalah Zat yang baik. Maka ternyata itu adalah (isyarat) sekumpulan orang-orang mukmin pada perang Uhud. Namun kebaikan Allah datangnya setelah perang Uhud dan balasan pahala yang diberikan oleh Allah setelah perang Uhud adalah kemenangan pada peperangan Badar.info
    Hadis Ibnu Abbas r.a katanya: Pada suatu hari Musailamah Al-Kazzab datang ke Madinah pada zaman Nabi s.a.w dan berkata: Jika Muhammad menyerahkan urusan kepadaku sepeninggalannya, nescaya aku mahu mengikuti jejaknya. Lalu Musailamah kembali berkumpul dengan kaumnya. Kemudian Nabi s.a.w bersama dengan Thabit bin Qais bin Syammas berangkat menemui Musailamah. Ketika itu Nabi s.a.w membawa sepotong pelepah kurma. Setelah Nabi s.a.w berada di hadapan Musailamah berserta teman-temannya, baginda bersabda: Sekalipun kamu meminta kepadaku sepotong kayu ini, tidak akan aku berikan kepadamu. Aku tidak akan menyerang kamu. Hal itu adalah urusan Allah terhadap dirimu. Jika kamu berpaling, nescaya Allah akan membinasakanmu. Sesungguhnya aku telah bermimpi tentang kamu dan ini adalah Thabit yang akan memberikan jawapannya kepada dirimu. Kemudian baginda beralih meninggalkan Musailamah. Ibnu Abbas berkata: Aku bertanya berkenaan sabda Nabi s.a.w bahawa aku bermimpi tentang kamu. Kemudian dijawab oleh Abu Hurairah sesungguhnya Nabi s.a.w bersabda: Ketika aku sedang tidur, aku bermimpi melihat sepasang gelang emas berada di tanganku. Sepasang gelang tersebut sangat menarik perhatianku. Di dalam tidur itu, aku mendapat wahyu supaya meniup sepasang gelang tersebut. Setelah aku tiup ternyata sepasang gelang tersebut terang. Maka aku tafsirkan mimpi itu bahawa akan muncul dua pembohong sepeninggalku. Salah seorang darinya ialah Al-Ansi dari daerah Sanaa (Yaman) kemudian yang keduanya ialah Musailamah dari daerah Yamamah.info
    Hadis Samurah bin Jundub r.a katanya: Dahulu, setiap kali Nabi s.a.w selesai mendirikan sembahyang Subuh, baginda mengarahkan wajahnya kepada para sahabat seraya bertanya: Apakah semalam ada salah seorang di antara kamu yang bermimpi?.info
webmaster@mymasjid.net.my