Indeks Kitab

Hadis Sahl bin Hunaif r.a:
Diriwayatkan daripada Abu Wail r.a katanya: Pada hari perjanjian Siffin Sahl bin Hunaif berdiri lantas berkata: Wahai manusia! Perhatikanlah dirimu sendiri. Sesungguhnya kita telah bersama-sama dengan Rasulullah s.a.w dalam peristiwa Hudaibiah. Seandainya kita berpendapat untuk memilih peperangan, nescaya itulah yang akan kita lakukan. Ini pernah terjadi ketika Rasulullah berdamai dengan kaum Musyrikin. Lalu datang Umar bin Al-Khattab. Beliau terus menemui Rasulullah s.a.w dan bertanya: Wahai Rasulullah! Bukankah kita ini berada di pihak yang benar dan orang-orang Musyrikin itu berada di pihak yang salah? Rasulullah s.a.w menjawab dengan bersabda: Memang benar. Umar bertanya: Tidakkah kita akan dimasukkan ke dalam Syurga sekiranya kita terbunuh manakala mereka akan dimasukkan ke dalam Neraka sekiranya mereka terbunuh? Rasulullah s.a.w menjawab dengan bersabda: Memang benar! Umar bertanya lagi: Kalau begitu apa yang boleh kita berikan kepada agama kita? Sebaiknya kita tarik semula janji perdamaian tersebut. Kita perangi saja mereka dan biarlah Allah yang menentukan nasib kita dan nasib mereka. Rasulullah s.a.w bersabda lagi: Wahai putera Al-Khattab. Sesungguhnya aku ini adalah utusan Allah. Percayalah, Allah tidak mensia-siakan aku untuk selamanya Umar tidak berpuas hati dengan jawapan Rasulullah s.a.w maka dengan rasa tidak sabar dan kecewa, Umar menemui Abu Bakar dan berkata: Wahai Abu Bakar! Bukankah kita ini berada di pihak yang benar dan mereka itu berada di pihak yang salah? Abu Bakar menjawab: Memang benar. Umar bertanya lagi: Bukankah kalau kita memeranginya maka jaminan kepada kita adalah Syurga dan kalau mereka memerangi kita balasannya adalah Neraka? Abu Bakar menjawab: Memang benar. Umar bertanya lagi: Kalau begitu apa yang harus kita lakukan untuk agama kita? Sebaiknya kita tarik semula perjanjian damai itu dan kita memerangi mereka dan biarlah Allah yang akan menentukan nasib kita dan nasib mereka. Maka jawapan yang diberikan oleh Abu bakar sama saja dengan jawapan yang diberikan oleh Rasulullah s.a.w dan berkata: Wahai putera Al-Khattab! Sesungguhnya baginda adalah utusan Allah. Percayalah, Allah tidak akan mensia-siakan baginda buat selama-lamanya. Seterusnya Al-Quran diturunkan kepada Rasulullah s.a.w dengan kemenangan lalu baginda memerintahkan supaya menyampaikan berita yang menggembirakan itu kepada Umar untuk dibacanya. Betapa senangnya hati Umar apabila membaca berita yang sangat menggembirakan itu. Lalu Umar beredar dengan hati yang riang.

Nombor hadith di dalam Sahih Muslim : 3338

Translation

Sahl bin Hunaif's Hadith, may Allah be pleased with him.
Abu Wa'il said: Sahl bin Hunaif stood up on the Day of Siffin and said: O you people, blame yourselves (for want of discretion); we were with the Messenger of Allah (may peace be upon him) on the Day of Al-Hudaibiah. If we had thought it fit to fight, we could fight. This was in the truce between the Messenger of Allah (may peace be upon him) and the polytheists. 'Umar bin Al-Khattab came, approached the Messenger of Allah (may peace be upon him) and said: Messenger of Allah, are we not fighting for truth and they for falsehood? He replied: By all means. He asked: Are not those killed from our side in Paradise and those killed from their side in the Fire? He replied: Yes. He said: Then why should we put a blot upon our religion and return, while Allah has not decided the issue between them and ourselves? He said: Son of Al-Khattab, I am the Messenger of Allah. Allah will never ruin me. Then 'Umar went away, but he could not contain himself with rage. So he approached Abu Bakr and said: Abu Bakr, are we not fighting for truth and they for falsehood? He replied: Yes. He asked: Those killed from our side, are they not in Paradise and those killed from their side in the Fire? He replied: Yes. He (then) said: Why should we then disgrace our religion and return while Allah has not yet decided the issue between them and ourselves? Abu Bakr said: Son of Al-Khattab, verily, he is the Messenger of Allah, and Allah will never ruin him. At this (a surah of) the Qur'an (giving glad tidings of the victory) was revealed to the Messenger of Allah (may peace be upon him). He sent for 'Umar and made him read it. He asked: Is (this truce) a victory? He (the Messenger of Allah) replied: Yes. At this 'Umar was pleased, and returned. Hadith number in Sahih Muslim [Arabic only]: 3338

Paparkan Hadith Di Blog Anda

webmaster@mymasjid.net.my